Semester 3, awal perubahan
lanjutan dari post Libur? Hahahahaha
Aku tahu, aku sadar, dan memang aku harus tahu dan sadar, kalau nilaiku saat kelas satu SMA tidak bisa dikatakan bagus, hanya pas-pasan, dan tentunya tidak sesuai dengan cita2ku yang tinggi. Maka, atas kesadaran dan dorongan orangtua pula, saya memutuskan untuk ikut les di Nurul Fikri (NF).
Awal-awal les, lumayan, ada peningkatan daripada biasanya, paling tidak, saat itu aku sempat meraih nilai absolut di salah satu pelajaran exact. Tapi, sudah kubilang kawan, di postinganku sebelumnya, kalau aku lumayan sibuk. Apalagi, waktu itu aku mengikuti LDKMS V, dan itu cukup menyita dan mengurangi waktu belajarku. Dan lagi, kemudian, sejak terpilih menjadi Ketua 2 MPK (innalillahi), cukup banyak membuatku agak kesulitan mengatur waktu belajarku. Dan, kulihat juga, kelas XI ini teman-temanku malah cenderung SO (Study Oriented) semua. dalam artian mereka makin mengurangi kegiatan di luar kegiatan belajar. ini kebalikanku. Aku malah menambah kegiatanku -,-
Dan, sebenarnya tanda-tanda ketidakenakanku ini mulai tercium, saat ulangan harianku masih banyak yang remidi, terutama Matematika zz. Dan, saat akan UAS, bukannya belajar, aku malah makin sering bermain Urban Rivals, karena saya baru dibelikan modem. praktis, aku tidak berharap banyak. .
Saat pengumuman remidi, aku cukup lega, karena MIPA ku lolos semua. Namun, aku masih remidi B. Inggris dan Sejarah, 2 pelajaran yang saat UAS kuremehkan, sekarang menertawakanku yang kebingungan dan malu. Bahkan, ada tugas-tugas yang sampai sekarang pun belum kukumpulkan (Masya ALLAH, malas sekali aku TT)
Saat rapotan pun, aku tidak berfikir apa-apa. memenuhi SKM saja sudah Alhamdulillah. Aku memposisikan diriku sebagai ANAK YANG PRESTASINYA SEDANG-SEDANG SAJA. Dan, jangankan masuk 10 besar, masuk 20 besar pun sudah cukup bersyukur aku.
Dan, saat Hari-H rapotan, aku masih pasrah dengan nilai raporku, sampai saat sudahselesai, ternyata aku mendapat sesuatu yang lebih dari ekspektasiku. Aku masuk 10 besar. Mengalahkan beberapa temanku yang terang-terangan SO, atau tidak ikut banyak kegiatan. Bahkan, jika dilihat, 80% dari penghuni 10 besar adalah anak yang SO, dan tidak ikut organisasi sana-sini seperti yang kualami. dan, hanya satu kalimat yang keluar dari bibirku, ALHAMDULILLAH. . :). ALLAH membantuku, janji-Nya di surat Muhammad ayat 7 itu sangat nyata.. Dan, insya ALLAH, hasil kali ini akan memicuku untuk bisa lebih lagi pada hari-hariku ke depannya. Dan, untuk anak-anak yang merasa bahwa Organisasi itu adalah penghalang prestasi, akulah yang pertama kali menentangnya. Karena, yang terpenting adalah Manajemen waktu. Karena, orang sukses bukalah orang yang punya banyak waktu, tapi orang yang bisa menggunakan waktu yang ada dengan maksimal. .
