0
Pernah ada. .
Posted by My Blog
on
03:38
in
Puisi
Pernah ada masa-masa
Di mana aku memilih tuk mengungkapnya
Pernah ada suatu saat
Di mana aku tersenyum bahagia
Dan kadang bermurung durja
Karena dikuasai kerinduan yang dalam
Pernah ada waktuku
Yang kupilih untuk menulis puisi-puisi nan menawanan
Di saat itulah
Aku merasa akulah orang paling beruntung
Di dunia yang fana ini
Ah, itu kata bibirku
Bibir yang telah sering dibuat berdusta
Meskipun tidak pada satu orang
Tapi, Dunia akan selalu berputar
Aku tahu, itu belum saatnya
Maka, kupilih jalan ini
Jalan yang dulu sudah pernah kutempuh
Jalan yang telah dilalui oleh para sahabat, tabi'in, tabi'ut tabi'in
Jalan para Salafush Shalih
Jalannya, Jalanku juga
Bismillah. .
Di mana aku memilih tuk mengungkapnya
Pernah ada suatu saat
Di mana aku tersenyum bahagia
Dan kadang bermurung durja
Karena dikuasai kerinduan yang dalam
Pernah ada waktuku
Yang kupilih untuk menulis puisi-puisi nan menawanan
Di saat itulah
Aku merasa akulah orang paling beruntung
Di dunia yang fana ini
Oh, aku khilaf
Seharusnya aku tidak begini
Oh, maaf
Aku tidak akan mengulang lagi
Ah, itu kata bibirku
Bibir yang telah sering dibuat berdusta
Meskipun tidak pada satu orang
Ah, sebenarnya hatiku menangis
Hanya saja kusembunyikan dengan senyuman
Senyuman yang pernah terjadi antara aku dan dia
Senyuman yang indah tak terperi
Tapi, Dunia akan selalu berputar
Aku tahu, itu belum saatnya
Maka, kupilih jalan ini
Jalan yang dulu sudah pernah kutempuh
Jalan yang telah dilalui oleh para sahabat, tabi'in, tabi'ut tabi'in
Jalan para Salafush Shalih
Jalannya, Jalanku juga
Lalu, bagaimana dengan rasa itu?
Kemanakah dia?
Ah, dia tidak kemana-mana
Ada tempat untuknya
Tapi, tak kubiarkan dia kembali menguasai hatiku
Sebelum itu pantas. .
Semoga ALLAH membantuku. .
Bismillah. .

Poskan Komentar